
Teh hijau sangat baik untuk kesehatan kita. Teh Hijau memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sehingga tidak diragukan lagi bahwa meminum teh dapat mengobati segala sesuatu penyakit dari sakit kepala sampai depresi sejak zaman kuno.
Di sini kita akan list beberapa manfaat bagi kesehatan jika kita minum Teh Hijau
Mencegah Kanker: Teh Hijau mengandung antioksidan yang membantu untuk melawan berbagai bentuk kanker seperti kanker payudara, usus besar, usus, kulit, paru-paru, kerongkongan, lambung, usus kecil, pankreas, hati, ovarium, prostat dan kanker mulut. Hal ini mendorong pertumbuhan sel-sel darah baru dan merusak sel-sel penyebab kanker.
Menurunkan Berat Badan: Menurut penelitian, konsumsi teh hijau membantu meningkatkan tingkat pembakaran kalori oleh tubuh. Teh hijau mengurangi kolesterol buruk, lemak darah dan mendetoksifikasi tubuh. Jadi cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah meminum teh hijau setiap hari seiring dengan olahraga teratur.
Menyehatkan Jantung: Teh hijau memiliki kemampuan untuk mengurangi kolesterol darah dan membakar lemak yang membahayakan tubuh. Menurut penelitian Jepang, minum 4 cangkir teh hijau setiap hari mengurangi risiko penyakit jantung pada pria. Flavonoid yang ada dalam teh hijau melindungi jantung dengan merelaksasi pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah dan menurunkan risiko serangan jantung.
Anti-Penuaan: Antioksidan yang terdapat dalam teh hijau bernama "Oligomeric proanthocyandins' dapat membantu melawan radikal bebas dan meningkatkan umur panjang.
Memacu Imunitas: Teh hijau mengandung Polifenol dan Flavonoid dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh manusia lebih kuat untuk melawan berbagai macam infeksi. Teh hijau juga membantu meringankan flu dan pilek karena mengandung vitamin C.
Mencegah Diabetes: Teh Hijau akan menstabilkan kadar gula darah. Menurut penelitian, teh hijau dapat digunakan sebagai bantuan untuk penderita diabetes dan dapat mencegah terjadinya diabetes tipe 1.
Mencegah Penyakit Neurologis: Teh hijau mengandung polifenol yang membantu meningkatkan daya ingat. Disamping itu juga membantu dalam pencegahan penyakit neurologis (saraf) seperti Alzheimer dan Parkinson.
Mencegah Kanker: Teh Hijau mengandung antioksidan yang membantu untuk melawan berbagai bentuk kanker seperti kanker payudara, usus besar, usus, kulit, paru-paru, kerongkongan, lambung, usus kecil, pankreas, hati, ovarium, prostat dan kanker mulut. Hal ini mendorong pertumbuhan sel-sel darah baru dan merusak sel-sel penyebab kanker.
Menurunkan Berat Badan: Menurut penelitian, konsumsi teh hijau membantu meningkatkan tingkat pembakaran kalori oleh tubuh. Teh hijau mengurangi kolesterol buruk, lemak darah dan mendetoksifikasi tubuh. Jadi cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah meminum teh hijau setiap hari seiring dengan olahraga teratur.
Menyehatkan Jantung: Teh hijau memiliki kemampuan untuk mengurangi kolesterol darah dan membakar lemak yang membahayakan tubuh. Menurut penelitian Jepang, minum 4 cangkir teh hijau setiap hari mengurangi risiko penyakit jantung pada pria. Flavonoid yang ada dalam teh hijau melindungi jantung dengan merelaksasi pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah dan menurunkan risiko serangan jantung.
Anti-Penuaan: Antioksidan yang terdapat dalam teh hijau bernama "Oligomeric proanthocyandins' dapat membantu melawan radikal bebas dan meningkatkan umur panjang.
Memacu Imunitas: Teh hijau mengandung Polifenol dan Flavonoid dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh manusia lebih kuat untuk melawan berbagai macam infeksi. Teh hijau juga membantu meringankan flu dan pilek karena mengandung vitamin C.
Mencegah Diabetes: Teh Hijau akan menstabilkan kadar gula darah. Menurut penelitian, teh hijau dapat digunakan sebagai bantuan untuk penderita diabetes dan dapat mencegah terjadinya diabetes tipe 1.
Mencegah Penyakit Neurologis: Teh hijau mengandung polifenol yang membantu meningkatkan daya ingat. Disamping itu juga membantu dalam pencegahan penyakit neurologis (saraf) seperti Alzheimer dan Parkinson.
